Thursday, February 7, 2019

Teknik Dasar Karate Fatwa Shito-Ryu

Jejak PandaSelamat Datang Di Website Kesayangam Anda
bandarq online
Aliran Shito-ryu terkenal dengan keahlian bermain kata terbukti dari banyaknya kata yang diajarkan di fatwa Shito-ryu, ialah ada 30 hingga 40 kata, lebih banyak dari fatwa lain. Namun yang tercatat di soke/di Jepang ada 111 kata beserta bunkainya. Sebagai perbandingan, Shotokan mempunyai 25, Wado mempunyai 17, Goju mempunyai 12 kata. Dalam pertarungan, jago Karate Shito-ryu sanggup beradaptasi dengan kondisi, mereka sanggup bertarung ibarat Shotokan secara frontal, maupun dengan jarak rapat ibarat Goju.
terkenal dengan keahlian bermain kata terbukti dari banyaknya kata yang diajarkan di alira Teknik Dasar Karate Aliran Shito-Ryu


Kata Dasar
  1. Junino Kata
  2. Daichi Dosa
  3. Daini Dosa
  4. Daisan Dosa
  5. Daiyon Dosa
  6. Heien Nidan
  7. Heian Shodan
  8. Heian Sandan
  9. Sanchin
  10. Heien Yondan
  11. Myoju
  12. Heian Godan
  13. Aoyagi
  14. Juroku
  15. Naifanchi Shodan
  16. Tensho

Kata Lanjutan / Dan
  1. Bassai dai
  2. Seienchin
  3. Seipai
  4. Shiho Kosokun
  5. Chintei
  6. Soochin
  7. Chinto
  8. Sanseiru
  9. Tomari no Wanshu
  10. Annan
  11. Shisoochin
  12. Unsu
  13. Kururunfa
  14. Tomari no Bassai
  15. Paiku
  16. Gojushiho
  17. Heiku
  18. Nipaipo
  19. Haffa
  20. Hakkaku
  21. Suparimpei
  22. Chatanyara no Kushanku

Peraturan Permainan Bola Basket

Jejak PandaKembali Bertemu Lagi Di Blog Ini, Silakan Membaca
bandar ceme 99

Peraturan Permainan Bola Basket

Peraturan Permainan Bola Basket
Aturan dasar pada permainan Bola Basket ialah sebagai berikut.
1. Bola sanggup dilemparkan ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan.
2. Bola sanggup dipukul ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan, tetapi dihentikan dipukul memakai kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik daerah mendapatkan bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota badan lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi hukuman berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar sampai keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai eksekusi dihentikan ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibentuk pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melaksanakan pelanggaran terhadap hukum 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada hukum 5.
7. Apabila salah satu pihak melaksanakan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat wacana kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih usang dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melaksanakan hal yang sanggup menunda pertandingan, maka wasit sanggup memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit mempunyai hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melaksanakan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam hukum 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak memilih sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan ialah 4 quarter masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang

Friday, February 1, 2019

Teknik Dasar Karate Fatwa Wado-Ryu

Jejak PandaMenambah Ilmu Dengan Membaca Di Situs Kesayangan Anda
judi ceme online
Wado-ryu atau Wadoryu atau Wado Ryu (和道流) atau Wado saja ialah sebuah pemikiran Karate dari Jepang. Aliran ini diciptakan oleh Hironori Otsuka pada tahun 1934. Ia menggabungkan teknik dari seni beladiri Shindo Yoshin-ryu Jujutsu dengan seni beladiri Okinawan Karate yang dipelajarinya dari Funakoshi (pendiri Shotokan Karate), Kenwa Mabuni (pendiri Shito-ryu Karate) dan Choki Motobu (tokoh Okinawan Kenpo).

Atas jasa-jasa beliau dalam memopulerkan Karate dan Jujutsu, Hironori Otsuka diberi penghargaan oleh Kaisar Jepang pada tahun 1970-an, dan sebelum wafatnya pada tahun 1982, beliau dianugerahi gelar "Meijin Judan" (manusia bijaksana, DAN-10) oleh keluarga kaisar. Sepeninggal dia, organisasi Wado-ryu terpecah menjadi tiga yaitu Wado-ryu Renmei yang dipimpin oleh Jiro Otsuka, Wado Kokusai Renmei yang dipimpin oleh Tatsuo Suzuki, dan JKF-Wadokai yang dipimpin oleh alm. Eichi Eriguchi.

 atau Wado saja ialah sebuah pemikiran Karate dari Jepang Teknik Dasar Karate Aliran Wado-Ryu
Wado-ryu masuk ke Indonesia pada tahun 1968, dibawa oleh Ir. Chaerul.A. Taman M.Eng, kini menjabat sebagai Guru Besar dari Wado-ryu Karate-Do Indonesia (WADOKAI) dengan gelar Nanadan-Renshi (setingkat Professor Madya, DAN-7) dari markas besar JKF-Wadokai di Jepang. Ia ikut mendirikan FORKI pada tahun 1972, dan juga tercatat sebagai pendiri, guru besar dan ketua penasihat Goshinbudo Jujutsu Indonesia Club (GBI)

Beberapa Karateka hasil bimbingan WADOKAI telah menyumbangkan prestasinya untuk bangsa Indonesia, antara lain Tommy Firman juara WUKO dan Hasan Basri juara Asian Games. 

Wado-ryu selain dikenal sebuah pemikiran karate juga dikenal sebagai pemikiran jujitsu, alasannya ialah di dalam syllabus Wado-ryu juga diajarkan jujitsu dari pemikiran Shindo Yoshin-ryu menyerupai disebutkan di atas. Ciri khas Wado-ryu ialah mempunyai KATA berpasangan menyerupai yang dimiliki oleh jujutsu, untuk melengkapi KATA sendirian menyerupai yang lazim dimiliki oleh sebuah pemikiran karate.

Wado-ryu ialah pemikiran Karate yang unik alasannya ialah berakar pada seni beladiri Shindo Yoshin-ryu Jujutsu, sebuah pemikiran beladiri Jepang yang mempunyai teknik kuncian persendian dan lemparan. Sehingga Wado-ryu selain mengajarkan teknik Karate juga mengajarkan teknik kuncian persendian dan lemparan/bantingan Jujutsu.

Di dalam pertarungan, hebat Wado-ryu memakai prinsip Jujutsu yaitu tidak mau mengadu tenaga secara frontal, lebih banyak memakai tangkisan yang bersifat mengalir (bukan tangkisan keras), dan adakala memakai teknik Jujutsu menyerupai bantingan dan sapuan kaki untuk menjatuhkan lawan. Akan tetapi, dalam pertandingan FORKI dan JKF, para praktisi Wado-ryu juga bisa beradaptasi dengan peraturan yang ada dan bertanding tanpa memakai jurus-jurus Jujutsu tersebut.

Adapun KATA yang dimainkan di dalam pemikiran Wado-ryu adalah: Pinan 1-5, Naihanchi, Seishan, Chinto, Kushanku, Bassai, Rohai, Niseishi, Jion, Jitte. Ada juga beberapa versi Wado dari Kata Gojushiho, Matsumura Rohai, Suparimpei dan Unsu, namun belum secara resmi diterima oleh semua sekolah tinggi Wado.

Sedangkan KATA berpasangan yang diadopsi dari Jujutsu adalah: Idori no Kata, Gyakunage no Kata, Fujin Goshinjutsu, Yakusoku Kihon Kumitegata, Tantodori dan Shinken Shirahadori. Beberapa sekolah tinggi Wado juga menerapkan Ohyo Kumite dan Goshin Jutsu Ohyo, yaitu aplikasi dan variasi teknik-teknik Wado-ryu Karate dan Jujutsu untuk situasi beladiri.

Ukuran Lapangan Bola Basket

Jejak PandaSelamat Datang Dan Selamat Membaca
play bandarq

Ukuran Lapangan Bola Basket


Lapangan bola basket ialah berbentuk empat persegi panjang.  Bagian-bagian lapangan bola basket ialah lapangan utama, kawasan tembakan hukuman, papan pantul, penyangga dan keranjang. Untuk kelengkapan permianan, ukuran bola basket pun ditentukan.
  1. Lapangan Bola  Basket: 28 meter x 15 meter. Ukuran ini      dihitung dari batas garis sebelah dalam. Di bab tengah lapangan, terdapat bulat dengan jari-jari 1,80 meter. Untuk ukuran lingkaran, jari-jarinya diukur dari sebelah luar garis lingkaran. (Gambar 1)
  2. Garis Tembakan Hukuman. Garis tembakan ini berada di kawasan bersyarat. Ukuran kawasan ini sanggup dilihat pada gambar 2.
  3. Papan Pantul.  Papan pantul terbuat dari kayu atau materi lain yang sifatnya sama, tebal papan ini 3 cm.  Ukuran papan pantul 1,80 meter x 1,20 meter. Di tengah papan pantul terdapat garis bingkai empat persegi panjang dengan ukuran 0,59 meter x 0,45 meter. (Gambar 3)
  4. Tiang Penyangga.  Tiang penyangga atau simpei terbuat dari besi dengan garis tengah 20 mm. Simpei bangun dengan ketinggian dari atas lantai 3,03 meter. (Gambar 4)
  5. Bola Basket. Bola basket terbuat dari karet dan dilapisi materi sintetis. Keliling bola antara 75 cm s.d. 78 cm, dan beratnya antara 600 gram s.d. 650 gram. Ketentuan standar bola dan dikala berisi udara ialah kalau dipantulkan lantai yang keras dari tempat ketinggian 1,80 meter-bola akan memantul setinggi antara 1,20 meter s.d. 1,40 meter.
Bila berminat mempunyai gambar lapangan bola basket beserta ukurannya, silakan klik poster berikut!
Lapangan  bola basket ialah berbentuk empat persegi panjang Ukuran Lapangan Bola Basket

Saturday, January 26, 2019

Pengertian Olah Raga Dayung

Jejak PandaHai.. Jumpa Lagi Di Blog Kesayangan Anda
ceme online terbaik
Mendayung merupakan sebuah olahraga yang memakai dayung dan berlangsung di atas sungai, danau, dan laut. Dalam teknik mendayung dengan oar hanya dikenal dua macam kayuhan adalah dayung maju dan dayung mundur. 
Mendayung merupakan sebuah olahraga yang memakai dayung dan berlangsung di atas sungai Pengertian Olah Raga Dayung
Jika menginginkan bahtera bergerak kedepan maka dipakai dayung maju sedangkan dayung mundur untuk menghentikan bahtera yang sedang bergerak maju atau memang menginginkan bahtera bergerak mundur. Jika ingin membelokkan bahtera ke kanan maka tangan kiri mendayung maju dan asisten mendayung mundur,dan sebaliknya jikalau ingin membelok ke kiri.

Pelanggaran-Pelanggaran Dalam Permainan Bola Basket

Jejak PandaSenantiasa Menyambut Kedatang Anda Untuk Membaca
bandarqq

Pelanggaran-pelanggaran dalam permainan bola basket

16 pelanggaran dalam bermain basket

1. Foul --> melanggar pemain lawan dgn reaching atau posisi defence yg salah.
2. Travelling --> tidak mendribble bola dlm 3 langkah ketika lari maupun berjalan
3. Offensive Foul --> ketika kita menabrak lawan yg dalam posisi hands up / charge yg benar, ketika kita melaksanakan ilegal pick
4. Foul out --> keadaan dimana seorang pemain telah melaksanakan 5 kali foul biasa (FIBA), 6 kali foul (NBA).atau telah melaksanakan technical foul 2 kali dalam 1 kali pertandingan.maka pemain yang terkena foul out harus keluar dari lap pertandingan.
5. Double Dribble --> dimana ketika bola dalam keadaan mati kau kembali mendrible bola
6. Technical Foul --> pelanggaran yang berafiliasi dengan peraturan pertandingan secara teknis menyerupai seseorang memprotes wasit terus-menerus dgn kasar,tidak menghargai wasit, mengeluarkan kata" kotor, melaksanakan kekerasan pada lawan, bench melaksanakan hal" yg tidak seharusnya, memaki , dll
7. Three Seconds Violation --> pelanggaran yang diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas ( key area ) selama 3 detik
8. Offensive 3 second --> pelanggaran alasannya membisu di post/area tim lawan selama 3 detik pada ketika lawan defense. Bola berpindah ke pihak lawan
9. Deffensive 3 second --> pelanggaran alasannya membisu di area tim sendiri selama 3 detik pada ketika lawan melaksanakan offense. Lawan diijinkan melaksanakan 1 throw-in.
10. 30-second violation <sekarang 24-second violation> --> pelanggaran pemain tim A tidak melaksanakan shoot/lay-up/dunk ke ring lawan melewati batas waktu 30 detik <sekarang jadi 24 detik>. Bola berpindah ke pihak Tim B
11. Peraturan 10-second violation <sekarang jadi 8-second violation> --> Pemain Tim A tidak keluar dari posisi defense<setengah lapangan tim A> selama 10 detik<sekarang jadi 8 detik> sesudah bola dipegang oleh pemain tim A yang lain yang melaksanakan offense dan sedang berada di area tim B <setengah lapangan tim B>. Bola lalu beralih ke tim B
12. Back Ball / Back Court --> pelanggaran alasannya pemain yang membawa bola kembali ke tempat pertahanan sesudah melewati garis tengah.
13. Blocking Foul --> pelanggaran alasannya melaksanakan pelanggaran keras ketika menghalangi pemain lawan
14. Team Foul --> pelanggaran dalam satu tim per babaknya. Apabila sudah mencapai 5 point maka akan diberikan free throw pada lawan..
15. Personal Foul --> pelanggaran perorangan max 4 x foul jika sudah 5x maka akan dikenai foul out
16. Pushing --> pelanggaran alasannya mendorong lawan main...

Sunday, January 20, 2019

Sejarah Singkat Shorinji Kempo

Jejak PandaHello.. Selamat Datang Kembali Di Blog Kesayangan Anda
bandar judi ceme
Kempo yakni nama generik untuk beberapa aliran seni bela diri yang berasal dari Jepang dan banyak memakai permainan tangan. Makara bukan nama satu aliran saja melainkan nama dari banyak aliran dan metode. Arti dari Kempo sendiri yakni beladiri dengan permainan tangan (di dalam bahasa Mandarin disebut Quanfa).

Shorinji Kempo (少林寺拳法) yakni salah satu dari seni bela diri yang berasal dari Jepang. Di Indonesia biasa disebut dengan Kempo saja. Shorinji Kempo diciptakan oleh Doshin So (宗 道臣) pada tahun 1947 sebagai sistem training dan pengembangan diri (行: gyo atau disiplin dalam bahasa jepang). Kata Shorinji Kempo sendiri berasal dari kata sho = hutan, rin = bambu, ji = kuil, ken = hukum dan kempo bermakna "jalan hidup".

Kempo yakni nama generik untuk beberapa aliran seni bela diri yang berasal dari Jepang da Sejarah Singkat Shorinji Kempo
Menurut tradisi,yang membawa teknik-teknik bertarung (kempo India, tenjiku nara no kaku, atau ekkin gyo) yakni Bodhidharma (leluhur Zen) ke Cina 1500 tahun yang kemudian sesudah ia meninggalkan India untuk menyalurkan pengajaran sejarah Buddha yang benar dan mengakhiri perjalanannya di Vihara_Shaolin Kuil Shaolin Songshan yang sekarang dikenal sebagai Propinsi Hainan. Kemudian, teknik-teknik ini melahirkan bermacam-macam seni bela diri yang tersebar ke seluruh daratan Cina.

Pada tahun 1928, Kaiso melaksanakan perjalanan ke Cina dengan tujuan yang kuat, dan ia mempelajari teknik-teknik esoterik dari aneka macam guru yang ia temui sehubungan dengan ”pekerjaannya yang tidak biasa”.

Pada tahun 1945, dalam keadaan perang di tempat timur maritim Cina, Kaiso mengumpulkan belum dewasa muda dengan tujuan yang baik dengan menanamkan dogma diri, keberanian dan semangat mereka, serta mendidik orang-orang yang ingin berjuang untuk kebangkitan tanah airnya.

Kembali dari Cina, Kaiso mendapat kacaunya Jepang alasannya yakni kekalahan Perang. Nilai moralitas dan kemanusiaan telah hilang, masyarakat Jepang saling bermusuhan alasannya yakni ketidakadilan dan kekerasan yang dilakukan secara terbuka di mata umum. Dalam masyarakatnya ini, lebih banyak didominasi besar belum dewasa muda dan remaja tidak mempunyai cita-cita akan masa depan.

Kaiso mememerintahkan dan menyusun teknik teknik yang telah ia pelajari selama berada di Cina, dengan menerapkan sentuhan kreasinya sendiri untuk membuat suatu sistem teknik yang gres yang sanggup dinikmati para individu untuk dipelajari. Ia mengubah rumahnya menjadi tempat latihan, dan mengajarkan teknik-teknik serta kata-kata nasehat mengenai pandangan hidupnya dan mengenai dunia. Kaiso menemukan Shorinji Kempo dengan tujuan membuatkan individu, serta mewujudkan masyarakat yang tenang baik secara bahan dan spiritual.

Pada bulan Oktober 1947, di kampung halamannya di Tadotsu,Daerah Kagawa, Kaiso mengatur dan menyusun teknik-teknik yang ia pelajari selama berada di Cina, yang ditambah dengan sentuhan kreatifnya sendiri, dan dengan menamakan sistem tersebut Shorinji Kempo . Tahun berikutnya, Kaiso secara bersamaan membentuk Nippon Hoppa Shorinji Kempo Kai dan Komanji Kyodan, dan pada bulan Desember 1951, a membentuk Kongo Zen Sohonzan Shorinji. Pada tahun 1956, Kaiso membentuk Nihon Shorinji Bugei Semmon Gakko (Akademi Budo Shorinji Jepang), dan pada tahun 1957, Zen Nihon Shorinji Kempo Remmei (Federasi Shorinji Kempo Jepang). Kemudian, pada tahun 1963, ia membentuk organisasi Shadan Hojin Nihon Shorinji Kempo Remmei (Yayasan Federasi Shorinji Kempo Jepang), yang secara khusus menerapkan perjuangan untuk training bagi orang-orang muda.

Pada tahun 1980, Kaiso sesudah menghabiskan 33 tahun semenjak membuat Shorinji Kempo mengajak sejumlah besar belum dewasa muda untuk menguatkan badan dan pikiran melalui pendekatan ken zen ichinyo dalam latihan. Namun, pada tangga 12 Mei 1980, Kaiso meninggal dunia alasannya yakni serangan jantung.

Kini, berkat Shike Doshin So II, Yuuki So yang mengemban misi Kaiso, Shorinji Kempo tetap berkembang.